Ralae

Selasa, 15 Maret 2016

Cara mengatasi demam pada bayi

      Demam sering dialami sebagian orang pada umum.Tetapi demam ini sering terjadi pada bayi mengingat sistem imunnya yang masih lemah. Demam pada bayi sering membuat para Bunda menjadi cemas. Demam bukanlah penyakit. Demam sebenarnya adalah alarm dan pertahanan tubuh ketika ada benda asing yang masuk dalam tubuh. Misalnya bayi Bunda baru mendapat imunisasi atau terkaena infeksi oleh virus. Bila tubuh kita mampu mengatasi infeksi virus tersebut maka akan kembali normal. Bayi dikatakan demam apabila suhunya lebih dari 37,5 derajat celcius. Kenali penyebab demam bayi Bunda sebelum memberi antibiotika ataupun cek darah karena dapat merugikan si kecil. Pemberian antibiotika yang belebihan akan membuat pertahanan tubuh semakin lemah sehingga lebih mudah terjangkit oleh virus. Bahkan terburu-buru melakukan cek darah jika dapat menyebabkan trauma pada si kecil. Nah jika demam itu terjadi karena inveksi virus biasanya akan sembuh sendiri dalam waktu kurang lebih 4 hari, akan tetapi jika demam itu terjadi karena infeksi bakteri maka butuh antibiotika. Pemberian antibiotika pada bayi memang tidak disarankan. Sebaiknya atas petunjuk dokter ya Bun...




      Sebelum memberikan antibiotika pada si kecil, alangkah baiknya Bunda melakukan pertolongan awal pada demam seperti :


Mengompres si kecil dengan air hangat

Mengapa tidak dengan air es atau alkohol? Air es akan membuat suhu tubuh mendadak dingin, itu akan memicu suhu tubuh menjadi lebih panas. Penggunaan alkohol juga berbahaya jika terhirup oleh bayi. Oleh sebab itu hangat sangat disarankan sebagai kompres ketika demam. Hal ini dikarenakan air hangat dapat langsung menuju pusat tubuh sehingga akan cepat menurunkan demam.


Memeriksa suhu tubuh si kecil dengan termometer

Suhu normal tubuh adalah 36-37 derajat, sehingga apabila bayi Bunda mengalami kenaikan suhu tubuh di atas 37,5 derajat celcius maka patut Bunda curigai. Bunda dapat memeriksa suhu si kecil secara berkala dengan menggunakan termometer pada ketiak, atau lipatan pahanya.


Beri pakaian si kecil pakaian yang tipis

Beri pakain si kecil dengan pakaian yang tipis ketika demam agar panas tubuh si kecil cepat keluar. Sebaiknya hindari pakaian yang tebal atau selimut ya Bun. Pakaian yang tebal dan selimut akan membuat panas tubuh tidak kunjung turun, malah akan semakin panas. Bunda juga harus menjaga tempratur ruangan serta sirkulasi udara agar tetap sejuk dan nyaman.


Berikan cairan yang lebih

Jika si kecil masih menyusu, berikan asi sesering mungkin ya Bun. Jangan sampai si kecil mengalami dehidrasi. Pemberian asi yang sering selain mencegah dehidrasi, asi juga mengandung komponen yang bagus untuk sistem imun bayi.




Segera konsultasikan ke dokter :

  • Bila Bunda sudah melakukan langkah-langkah di atas, namun demam si kecil masih tinggi bahkan lebih dari 38 derajat celcius. Mungkin dokter akan memberikan paracetamol.
  • Si kecil tidak mau menyusu
  • Si kecil mengalami dehidrasi, dengan berkurangnya frekuensi buang air kecil.
  • Menangis terus dan tidak dapat ditenangkan.
  • Si kecil mengalami muntah atau diare terus menerus.
  • Badan si kecil lemas, tidak mau beraktivitas, atau berbaring di tempat tidur sepanjang hari.
  • Si kecil mengalami sesak napas.








Diposting oleh Unknown di 09.39
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Perawatan bayi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Label

  • Kehamilan
  • lain-lain
  • Perawatan bayi

Entri Populer

  • Warna testpack samar-samar hamilkah?
          Bagi Bunda yang belum pernah mengalami kehamilan memang tidak mudah untuk mendeteksi kehamilan, karena gejalanya pun tidak sama pada s...
  • Cara mencairkan dana bpjs TK 100 % bagi yang sudah berhenti bekerja
         Bagi anda yang ingin mencairkan dana JHT, ada kabar gembira bahwa hasil revisi Peraturan Pemerintah No 46 tahun 2015 tentang Jaminan H...
  • Cara menaikkan berat janin dalam kandungan
         Mengontrol kondisi kandungan secara teratur merupakan hal yang penting untuk Bunda lakukan, karena dengan pemeriksaan itulah Bunda meng...
  • Tanda awal kehamilan
           Kehamilan merupakan sesuatu yang sangat diharapkan bagi pasutri, apalagi yang baru melangsungkan pernikahannya. Beberapa wanita mung...
  • Cara mengatasi biang keringat pada bayi
          Biang keringat bisa terjadi pada siapa pun. Namun kerap kali terjadi pada si kecil yang mempunyai keringat berlebih sehingga menggangg...
  • Tanda tanda akan melahirkan
          Kelahiran Sang buah hati adalah moment yang ditunggu-tunggu bagi Bunda setelah sekian lama mengalami proses kehamilan dalam suka cita....
  • Buah-buahan yang bagus untuk ibu hamil
          Buah sangatlah penting untuk Bunda terutama dalam masa kehamilan, karena buah mengandung berbagai macam nutrisi dan serat untuk menceg...
  • Tips cepat hamil
          Artikel kali ini adalah tentang bagaimana cara agar segera diberi momongan. Kehamilan memang moment yang sangat dinantikan oleh pasang...
  • Mengatasi mual muntah saat hamil
           Bagi Bunda pada kehamilan trimester awal, mual muntah merupakan hal yang sering dijumpai, Pada sebagian besar ibu hamil mual muntah d...
  • Mengenal Bab bayi asi ekslusif
          Memahami BAB pada bayi sangatlah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan bayi terutama sistem pencernaannya. Tentang kondisi tinja ...

Arsip Blog

  • ▼  2016 (15)
    • ►  April (1)
    • ▼  Maret (14)
      • Cara mengatasi batuk pilek pada bayi
      • Cara mengatasi cegukan pada bayi
      • Tips cepat hamil
      • Cara mencairkan dana bpjs TK 100 % bagi yang sudah...
      • Buah-buahan yang bagus untuk ibu hamil
      • Cara menaikkan berat janin dalam kandungan
      • Tanda awal kehamilan
      • Cara mengatasi biang keringat pada bayi
      • Cara mengatasi gumoh pada bayi
      • Cara mengatasi sembelit pada bayi
      • Cara mengatasi demam pada bayi
      • Warna testpack samar-samar hamilkah?
      • Tanda tanda akan melahirkan
      • Mengatasi mual muntah saat hamil
© 2016 Ralae
Partner blog :
Powered by Blogger